IPNU-IPPNU Didorong Kembangkan Dunia Menulis

Cirebon, NU Online

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) periode 2006-2009 Idy Muzayyad mendorong pimpinan IPNU dan IPPNU ke depan mempunyai perhatian terhadap dunia tulis menulis. 

Pasalnya, Idy menilai produktifitas penulisan di kalangan pelajar NU menurun.

“Yang saya dengar, produktifitas kepenulisan di IPNU-IPPNU malah menurun dibanding misalnya zaman saya. Ini penting untuk (dikerjakan) pemimpin IPNU-IPPNU ke depan, ” kata Idy kepada NU Online di Pesantren KH Aqil Siroj (KHAS) Kempek Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (22/12).

Menurut Idy, sepinya dunia tulis-menulis disebabkan kurang diberikannya ruang untuk berekspresi, seperti mengadakan pelatihan dan perlombaan. “Ini harusnya diberikan support, diberikan ruang untuk ekspresi misalnya perlombaan,” ucapnya.

Menurutnya, seseorang yang akan menulis bisa memulainya dengan hal-hal yang sederhana seperti dalam bentuk esai.  “Mulailah dengan yang sederhana, seperti menulis esai satu atau dua lembar, itu kan sebetulnya bisa,” ucapnya.

Pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah ini menyakini bahwa anggota IPNU-IPPNU memiliki potensi menulis. Apalagi, sambungnya, fasilitas digital telah tersedia. Media sosial seperti facebook dapat dimanfaatkan untuk menulis dengan tulisan yang bermanfaat.

“Status facebook pun bisa jadi alat untuk menulis yang bermanfaat,” jelasnya.

Bagi pria yang menjabat sebagai anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2010-2013 ini, IPNU-IPPNU sudah seharusnya memiliki karakter yang kuat dalam sisi penulisan. Pasalnya, dunia tulis-menulis termasuk aktivitas pelajar. 

“(IPNU-IPPNU) harusnya memiliki karakter yang kuat, karena dunia pelajar kan dunia tulis menulis,” ucapnya. (Husni Sahal/Muiz)


Artikel ini telah terbit di: Nu.or.id dengan judul: IPNU-IPPNU Didorong Kembangkan Dunia Menulis