Kenikmatan Ruhani di Balik Musibah

“Datangnya ujian berupa kesulitan merupakan hari rayanya para murid yaitu orang yang mendekatkan diri kepada Allah).”

Maqalah kutipan dari Al Hikam karya Syaikh Ibnu ‘Athaillah As Sakandary di atas menjelaskan bahwa orang yang sedang mendekatkan diri kepada Allah akan diuji oleh Allah dengan beragam ujian.

Tujuan ujian tersebut tidak lain supaya keimanannya bertambah kuat dan kokoh. Karena itu, bagi Muridin yaitu orang yang sedang mendekatkan diri kepada Allah ketika sedang memperoleh ujian dari Allah akan merasakan kesenangan batiniyahnya sebab sedang memperoleh pencerahan-pencerahan ruhani dibalik ujian tersebut.

Hal ini merupakan cara Allah dalam membersihan kotoran-kotoran batiniyah para muridin supaya derajat ruhaninya bisa naik kelas. Sebab para Nabi dan para wali diangkat derajatnya di sisi Allah setelah sukses melewati tahap ujian yang pahit dan getir.

Baca Juga:  KH Luqman Hakim: Bersama Allah, Seribu Langkah Kehidupan Jadi Ringan

Begitu juga, para salik dan muridin akan diuji oleh Allah dengan kesulitan dan penderitaan sebagai tahap pembersihan jiwa dari kotoran-kotoran hawa nafsu sehingga memperoleh kenikmatan pencerahan ruhani.

Semoga Allah memberi kekuatan lahir dan batin kita sebagai muridin/muridat, salikin/salikat yang istiqamah dalam menuju Allah.

Oleh: KH. Ali M Abdillah


Artikel ini telah terbit di: Jatman.or.id dengan judul: Kenikmatan Ruhani di Balik Musibah