MUI Cilacap: Itu Isu Primordial Baliho “Jesus is Moslem”

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cilacap, Jawa Tengah, menyayangkan pemasangan baliho berkonten “I Love Jesus, Jesus is Moslem” yang dinilai memicu kontroversi di Cilacap.

Sekretaris MUI Cilacap, Hazam Bisri, menilai konten dalam baliho itu menonjolkan sisi primordialisme agama tertentu. Sementara, di sisi lain, ada kelompok yang memiliki kepercayaan berbeda.

Karenanya, penonjolan kebenaran internal sebuah agama itu tak bijak jika disajikan di muka umum, apalagi dalam momentum perayaan agama tertentu yang memiliki keyakinan berbeda.

“Kami menyayangkan isu-isu primordial. Menurut kami itu (baliho I Love Jesus, Jesus is Moslem) isu primordial,” katanya, Jumat (28/12).

Dia berpendapat, keyakinan masing-masing agama adalah konsumsi internal yang tidak perlu diumbar di muka publik. Sebab, ada pula pemeluk agama lain yang memiliki keyakinan berbeda.

Menurut dia, lebih baik umat Islam memperkuat keyakinannya. Begitu pun dengan umat Kristiani yang tetap teguh dengan kepercayaannya. Akan tetapi, semua itu tak perlu diumbar di muka publik lantaran bisa memicu kegaduhan.

“Muslim, saya yakin sudah meyakini kebenaran apa yang dianut. Orang Nasrani, Kristen maupun Katolik, itu juga sudah meyakini apa yang mereka anut. Kami berharap saling menghargai antar pemeluk agama,” jelasnya.

Hazam mengemukakan, pada momentum Natal dan tahun baru atau perayaan agama lainnya MUI Cilacap justru tengah mendorong agar saling menghargai antar umat beragama.

Dia mengungkapkan, sebentar lagi MUI Cilacap menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Temanya adalah “Meneguhkan ukhuwah/persaudaraan antar umat di Kabupaten Cilacap”.

Artinya, visi MUI adalah bagaimana membangun kebersamaan dan saling menghargai antar umat beragama. Menurut dia, kemunculan baliho ini justru bisa memicu tumbuhnya benih-benih permusuhan.

“Ya menyayangkan, sudah jelas antar pemeluk agama kok, tidak perlu itu diviralkan, dilempar sebagai isu,” tandasnya.

Hazam juga meminta agar pemerintah memanggil pihak yang memasang baliho ini untuk mengetahui motif yang melatarbelakangi pemasangan baliho berkonten kontroversial ini. Pemerintah mesti bertindak tegas jika baliho memunculkan kegaduhan.

Seperti diketahui, sejumlah pihak memprotes munculnya baliho “I Love Jesus, Jesus is Moslem” yang terpasang di sejumlah titik di Cilacap. Mereka menilai bahwa baliho ini bisa memicu polemik dan bibit pertentangan.

Di sisi lain, sebagai pemasang baliho, Forum Umat Islam (FUI) Cilacap beralasan, pemasangan untuk kalangan internal muslim dengan maksud untuk mengingatkan agar tak mengikuti perayaan-perayaan keagamaan lain.

Sumber: gatra.com

Last Updated on by GMNU Team

Artikel ini telah terbit di: Gmnucyberteam.com dengan judul: MUI Cilacap: Itu Isu Primordial Baliho “Jesus is Moslem”