Nahdliyin Cilacap Siap Perangi Hoax, Dukung Pemilu Damai

CILACAP – Sedikitnya 5.000 orang mengikuti Istighosah Kebangsaan dan Ikrar Pemilu Damai yang digelar di Lapangan Krida Nusantara Cilacap Utara, Minggu (21/10) malam.

Acara yang juga merupakan bagian peringatan Hari Santri Nasional tahun 2018, digelar Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Cilacap Utara dan Polsek Cilacap Utara. Para peserta berasal dari unsur GP Ansor, Banser, Fatayat NU, Muslimat NU, ÌPNU, IPP NU beserta pengasuh Ponpes se eks Kotip Cilacap dan Jeruklegi.

Saat membacakan ikrar, mereka menyatakan siap memerangi penyebaran ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan dan kesatuan dengan tetap menjaga toleransi antar sesama anak bangsa.

Mereka juga siap menciptakan Pemilu 2019 yang aman, damai dan berintegritas, siap berperan dan aktif mendukung terwujudnya Kamtibmas yang kondusif, serta menjaga tali persaudaraan antar sesama.

Baca Juga:  GMNU Cyber Team, Pejuang NU Tumpas Hoax, Jaga Marwah Ulama dan NKRI di Medsos

Bupati Cilacap, H Tato Suwarto Pamuji, mengajak seluruh masyarakat muslimin dan muslimat beristighfar memohon ampun kepada Allah SWT. Juga memohon agar Pemilu legislatif dan Pemilu presiden di wilayah Cilacap berjalan damai aman dan tidak ada berita hoax.

Tatto mengatakan, santri adalah basis muslim yang memiliki pengetahuan dan wawasan luas yang bertugas menyebarkan agama Islam. Juga memberikan pelayanan bagi hamba Allah SWT agar satu sama lain saling gotong-royang.

“Santri jangan percaya hoax. Santri percaya dengan kejujuran Cilacap yang menjadi wilayah damai barokatul baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” kata Tatto.
Sumber: Radar Banyumas