Pesantren, Lembaga Pendidikan Tiru Sistem Pengajaran Nabi Muhammad

Cirebon, NU Online

Pengasuh Pesantren KHAS Kempek Cirebon, Jawa Barat KH Mustofa Aqil Siroj menyebut bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan yang sistem pengajarannya mengikuti Nabi Muhammad.

“Pesantren adalah satu-satunya lembaga yang sistemnya meniru Nabi Muhammad,” kata Kiai Mustofa saat memberikan sambutan penutup Kongres XIX Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan XVIII Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama di Pesantren KHAS Kempek Cirebon, Jawa Barat, Senin (23/12) malam.

Ia menjelaskan tentang kesuksesan Nabi Muhammad dalam mendidik santrinya. Menurutnya, sistem yang dipakai Nabi Muhammad ialah ma’iyah atau kebersamaan dan mengajari santrinya selama 24 jam dalam sehari.

“Ternyata salah satu cara Nabi Muhammad dalam mendidik itu dengan membuat sistem ma’iyah, kebersamaan dan Nabi Muhammad mengajari santrinya selama 24 jam (setiap hari): Nabi Muhammad di masjid, sahabat di masjid. Nabi shalat jadi imam, sahabat jadi makmum. Nabi mengajar, sahabat ngaji,” jelasnya.

Metode Nabi Muhammad tersebut yang di kemudian hari dipraktikkan oleh pesantren: Antara kiai dan santri sama-sama tinggal di pesantren. Ketika kiai menjadi imam shalat, santri menjadi makmum. Kiai mengajar, santri mengaji.

“Sekarang lembaga pendidikan mana yang sistemnya mengikuti nabi? jawabnya pesantren. Pesantrenlah lembaga yang menerapkan sistem bersama-sama,” ucap kiai yang juga Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Turut mendampingi Kiai Mustofa, yakni Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Suwadi D Pranoto dan H Andi Najmi Fuadi. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)


Artikel ini telah terbit di: Nu.or.id dengan judul: Pesantren, Lembaga Pendidikan Tiru Sistem Pengajaran Nabi Muhammad