Nahdliyin Jabar Belajar Ruqyah Aswaja

Regional

Bandung – Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Pengurus Wilayah Jawa Barat bekerjasama dengan PWNU Jawa Barat mengadakan Kaderisasi Peruqyah Aswaja, Ahad (22/7) di Gedung PWNU Jawa Barat, Jl Terusan Galunggung No.9 Kota Bandung.

Kaderisasi Peruqyah Aswaja dihadiri dan dibuka oleh Ketua PWNU Jawa Barat, KH Hasan Nur Hidayatullah. Tampak pula Ketua LTM PWNU Jabar sekaligus ketua panitia pelaksana, Dindin Ibrahim Mulyana; serta KH Moh Luthfi Almaghribi, ketua PW JRA Jabar.

Ketua PW JRA Jabar, KH Moh Luthfi Almaghribi mengatakan kegiatan tersebut diikuti 320 orang. Adapun pemateri yang dihadirkan pada Kaderisasi Ruqyah Aswaja ini adalah Gus Allama A’lauddin Shiddiqi yang merupakan pendiri dan Ketua Dewan Pembina Pusat JRA.

Pemberian materi dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah ruqyah penyakit medis yang berakhir menjelang sholat dhuhur. Usai shalat dhuhur dilanjutkan materi sesi kedua tentang ruqyah penyakit nonmedis.

Gus Amak, panggilan Allama A’lauddin Shiddiqi, menyampaikan bahwa tujuan dari ruqyah adalah berdakwah, yaitu mendakwahkan Al-Qur’an sebagai obat pertama dan utama bagi makhluk yang sakit.

Selain pemberian materi teori, peserta pelatihan juga dilatih dengan praktik ruqyah. “Tiga puluh persen teori, tujuh puluh persen praktik,” ungkap Gus Amak di sela-sela pelatihan.

Kaderisasi Peruqyah Aswaja ini diakhiri dengan prosesi ijazahan keilmuan bersanad oleh Gus Amak. Pemberian ijazah tersebut merupakan ciri khas Aswaja Annahdliyah.

Kaderisasi Peruqyah Aswaja terbesar se-Jawa Barat ini mendapat sambutan positif ratusan warga Nahdliyin termasuk Pengurus NU se-Jawa Barat. “Alhamdulillah keinginan untuk mengikuti pelatihan JRA akhirnya kesampaian juga. Pokoke ruarrr biasa,” ujar Muhamad Kurniawan, salah satu peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *